KOMPAS.TV Sebanyak 51 jemaah haji Indonesia gelombang kedua mendapatkan layanan pemulangan jemaah sakit tidak bersama kloter atau tanazul dari Madinah ke Tanah Air. Program ini dilakukan untuk memastikan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu tetap dapat kembali ke Indonesia dengan aman dan sesuai prosedur medis.
Proses tanazul terhadap 51 jemaah tersebut telah berlangsung sejak 16 Juni 2026. Pemulangan dilakukan melalui beberapa metode, yakni tanazul awal, tanazul akhir, serta evakuasi yang dibarengi dengan kloter jemaah lainnya sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing jemaah.
Program tanazul yang dilaksanakan melalui Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) ini bertujuan memberikan perlindungan dan pendampingan bagi jemaah sakit selama menjalani perjalanan udara dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Sebelum diberangkatkan, seluruh jemaah menjalani asesmen kesehatan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi mereka layak terbang. Pemeriksaan meliputi pengecekan saturasi oksigen, kemampuan duduk atau berbaring selama penerbangan, hingga kebutuhan tambahan oksigen selama perjalanan.
Sementara itu, jemaah yang belum memenuhi syarat kelayakan terbang akan menjalani observasi lebih lanjut di KKHI atau dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi hingga kondisi kesehatannya dinyatakan stabil dan aman untuk melakukan perjalanan pulang.
Melalui program tanazul ini, pemerintah berupaya memastikan seluruh jemaah haji Indonesia, termasuk yang mengalami gangguan kesehatan, tetap mendapatkan layanan pemulangan yang aman, nyaman, dan sesuai standar medis.
#Haji2026 #JemaahHajiIndonesia #Tanazul
Baca Juga Rangkaian Haji 2026 Selesai, Jemaah Patuna Rampungkan Seluruh Prosesi Ibadah | KOMPAS BISNIS di https://www.kompas.tv/nasional/676581/rangkaian-haji-2026-selesai-jemaah-patuna-rampungkan-seluruh-prosesi-ibadah-kompas-bisnis
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/676814/program-tanazul-kkhi-layani-pemulangan-51-jemaah-haji-sakit-ke-indonesia-sapa-siang